Jumat, 04 Februari 2011

perangkat keras

Perangkat Keras (Hardware)

Bagian papan induk (motherboard) dari suatu perangkat keras komputer.
Perangkat keras komputer (Inggris: hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.
Hardware berupa peralatan fisik dari sebuah sistem komputer, peralatan ini terdiri atas 3 jenis, yaitu:
1.    Perangkat masukan (Input device)
Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data, baik berupa teks, foto, maupun gambar ke dalam komputer.Contoh perangkat input misalnya keyboard, mouse, light-pen, scanner, dan sebagainya.
 2.    perangkat keluaran (Output device)
perangkat keluaran dipergunakan untuk menampung dan menghasilkan data yang dikeluarkan, misalnya monitor dan printer.
 3.    Perangkat pengolah data (Processor)
Perangkat pengolah data dipergunakan untuk mengolah data.Pengolah data meliputi unit pengolah pusat (CPU/Central Processing Unit) dan juga mikroprosesor.
 Macam-macam perangkat keras (hardware):
 1.         CPU (Central Processing Unit)
Merupakan alat yang berfungsi sebagai pemroses data.CPU berisi rangkaian sirkuit yang menyimpan instruksi-instruksi pemrosesan dan penyimpanan data.

2.         Monitor
Merupakan alat yang mampu menampilkan teks maupun gambar dari data yang sedang diproses dalam CPU.

3.         Keyboard
Keyboard merupakan alat untuk memasukkan data maupun perintah ke CPU, biasanya terdiri atas rangkaian huruf, angka, dan tombol fungsi lainnya.

 4.         Mouse
Mouse merupakan alat bantu untuk memberikan perintah dalam memproses data atau mengedit data.

5.         Printer
Priter merupakan alat yang memproduksi keluaran data (output) berbentuk cetak, berupa teks maupun gambar/grafik.

6.         CD ROM
Alat tambahan (alat peripheral) yang mampu menyimpan dan menuliskan data dan program melalui media CD (Compact Disk).Alat ini didesain mampu menuliskan dan membaca data atau program melalui sistem optik.

7.         Compact Disk (CD)
Media penyimpanan yang terbuat dari bahan plastik.Proses penyimpanan dan pembacaan data menggunakan sistem optik.



8.         Floppy Disk
Floppy disk merupakan alat tambahan untuk menyimpan atau menuliskan ke dalam disket maupun sebaliknya, ukuran yang umum digunakan adalah ukuran 3,5 inchi.

9.         Hardddisk
Harddisk merupakan alat tambahan untuk menyimpan data dalam kapasitas besar yang dilapisi secara magnetis, saat ini perkembangan harddisk sangat cepat dari daya tampung dan kecepatan membaca data.Perlu kalian ketahui saat ini harddisk memang mutlak ada dalam setiap computer atau laptop sebagai penyimpan sistem operasi yang permanen.

10.     Scanner
Scanner merupakan alat Bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafik dan mengubahnya ke dalam bentuk digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan bentuk data yang berupa teks.





NAMA : UMI SAYYIDATUR ROHMAH
NIM     : 1010651152
KELAS: TI-D

Kamis, 03 Februari 2011

KONSOL GAME MASA DEPAN BERBASIS CLOUD COMPUTING

      TOKYO - Konsol game di masa depan nantinya tidak hanya mengandalkan hard drive sebagai media penyimpanan. Raksasa elektronik Sony akan mengembangkan kosol yang berplatform could computing (komputasi awan).

       Adalah Ken Kutaragi, 'bapak' dari konsol PlayStation, telah memulai usaha pengembangan baru yang didasarkan pada komputasi awan tersebut. Selain itu, Sony Computer Entertainment telah mendirikan perusahaan baru Cyber Ai Entertainment Inc bulan lalu. Perusahaan ini akan fokus pada teknologi jaringan terbaru dengan menciptakan komputasi awan untuk tujuan hiburan.Seperti dikutip dari Tech Tree, Minggu (15/11/2009), Kutaragi akan fokus pada jaringan komputasi awan untuk melayani hiburan. Kemungkinan besar cara ini mungkin akan sedikit mirip dengan layanan game Live On yang ditampilkan di Game Developers Conference 2009 beberapa waktu lalu. Kutaragi tentunya berharap dapat melihat konsol berbasis komputasi awan ini akan menggabungkan game dengan layanan video HD. 



Microsoft Cloud Computing

Cloud Computing ......

       Benda apa lagi nich, sebagian rekan-rekan mungkin sudah sering mendengar atau membaca di media, baik itu media elektronik maupun media cetak serta media-media online tapi mungkin sebagian rekan-rekan masih asing dengan benda satu ini. Untuk itu penulis mencoba menyimpulkan apa itu cloud computing berdasarkan sumber-sumber yang telah penulis baca dan pelajari terutama mengenai teknologi cloud computing yang diusung oleh Microsoft.

       Cloud Computing jika diartikan secara gamblang ke dalam bahasa Indonesia menjadi sedikit aneh, kenapa aneh, karena Cloud berarti Awan sementara Computing berarti menghitung. Tapi bukan itu yang dimaksud disini, dimana Cloud memang berarti Awan dan Computing berarti System Komputer, jika digabung menjadi System Komputer Awan. Loh kok ada system komputer awan, apakah yang dimaksud system komputer yang bebas alias tanpa batas seperti awan?

       Yup, bisa dibilang begitu karena Cloud Computing memang bersifat tanpa batas sama halnya seperti awan diatas langit, tidak ada yang membatasi dan bersifat terbuka bagi siapa saja yang ingin memanfaatkannya, baik itu perorangan, perusahaan besar maupun perusahaan kecil atau yang sering dikenal dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) atau dalam bahasa sononya dikenal dengan Small Medium Enterprise (SME).

       Saat ini sudah banyak vendor atau lebih dikenal provider yang membangun System Cloud Computing untuk disewakan kepada para pengguna seperti yang disebut sebelumnya, diantaranya: Microsoft, Google, Amazon, IBM, dan lain-lain. Semua provider ini mempunyai nama sendiri untuk teknologi cloud computing mereka, seperti Microsoft, mereka mempunyai dua teknologi cloud computing, yakni:

* Public Cloud Computing, dan
* Private Cloud Computing.

Dimana untuk teknologi Public Cloud Computing, Microsoft membagi kedalam dua kategori, yakni:
* Kategori Produktivity menggunakan Microsoft Office 365
* Kategory Application Development & Hosting menggunakan Windows Azure

       Untuk kategory Produktifity, Microsoft menggunkaan system Microsoft Office 365 dimana target dari teknologi ini membantu para pengguna untuk bisa terhubung dan berbagi dokumen dimana saja berada tanpa adanya batasan waktu maupun jarak sehingga dapat mempercepat pemegang keputusan dalam mengambil keputusan yang akan dicapai berdasarkan dokumen yang up to date serta akurat. Dengan fitur ini, seakan-akan pengguna diberikan sebuah kantor virtual yang bisa diakses dari PC, Smartphone dan browser yang telah tersedia.

       Untuk kategory Application Development & Hosting menggunakan teknologi Windows Azure dimana Windows Azure merupakan sistem operasi dari Microsoft yang khusus dibuat untuk Cloud Computing. Windows Azure ini hanya terinstall pada Data Center Microsoft, tidak dideliver ke pelanggan. Dengan teknologi Windows Azure ini, pelanggan diberikan keleluasaan untuk mengatur sendiri apapun platform yang akan digunakan untuk applikasi yang akan digunakan sesuai dengan skill yang dimiliki dengan kata lain, menggunakan Windows Azure, pelanggan bisa menggunakan applikasi yang sudah digunakan tanpa harus mempelajari teknologi yang baru lagi sehingga proses migrasi dari applikasi yang ada saat ini ke Cloud Computing akan lebih cepat serta minim kesalahan karena developer dari pelanggan sudah familiar dengan tools atau platform yang digunakan. Sebagai contoh, saat ini pelanggan sudah menggunakan .Net, Java atau PHP sebagai tools dalam membangun applikasi yang digunakan. Dengan Windows Azure, pelanggan bisa langsung menggunakan tools yang ada karena Windows Azure mendukung semua tool-tool tersebut.

       Sementara Teknologi Private Cloud Computing, menggunakan system Windows Server Hyper-V dimana target dari teknologi ini adalah perusahaan-perusahaan besar atau provider-provider yang ingin membangun System Cloud Computing sendiri tanpa melibatkan prinsipal (Microsoft). Biasanya semakin besar perusahaan, maka semakin tinggi tingkat persaingannya sehingga faktor keamanan merupakan faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam mengadopsi teknologi baru, seperti halnya cloud computing. Mereka akan berusaha untuk menutup sekecil mungkin celah bagi pihak lain untuk bisa mengakses system mereka, baik itu kompetitor maupun provider yang mereka gunakan. Menanggapi kekhawatiran akan hal tersebut, Microsoft memberikan solusi bagi pelanggan dengan menghadirkan teknologi Private Cloud Computing menggunakan system Windows Server hyper-V dimana mereka bisa membangun sendiri Cloud Computing yang dapat diakses oleh cabang atau stakeholder mereka tanpa harus membayar koneksi antar cabang yang sangat mahal jika dibandingkan dengan menggunakan Internet. Begitu juga dengan provider-provider yang ingin membangun teknologi cloud computing sendiri kemudian menyewakan service mereka kepadda pelanggan-pelanggan mereka sehingga bisnis mereka tetap berjalan mengikuti perkembangan dan tetap setia melayani pelanggan mereka. Mengikuti perkebangan teknologi ini, di Indonesia sudah ada beberapa provider yang membangun sendiri cloud computing yang menawarkan jasanya kepada pelanggan, salah satunya Infinys yang menyediakan layanan system cloud computing dengan teknologi terupdate mengunakan Private Cloud Computing berbasiskan teknologi Microsoft.

       Penggunaan teknologi internet didunia semakin meningkat. dahulu internet hanya digunakan oleh para pekerja dibidang teknologi computasi berbasis internet (web based aplication) dan yang mengerti teknologi itu saja. seiring dengan perkembangan jaman, teknologi ini juga mengalami perkembangan kearah pencapaian kemudahan dan kenyamanan luar biasa dalam melakukan kegiatan sehari-hari yang dianggap tidak mungkin dapat dikerjakan dalam waktu singkat. Baik berupa interaksi sosial, marketing, dan kegiatan yang dapat menarik minat pengguna lainya. oleh karena itu, pengguna internet meningkat cepat dan merambah kesemua kalangan.

       Pengembangan teknologi computasi berbasis internet sekarang ini lebih diarahkan kepada proses pengaplikasian sistem yang mudah dan tidak memerlukan banyak waktu atau tenaga. Permasalahan diperoleh dalam pengolahan system jaringan. Apabila ada suatu perubahan pada program aplikasi internet pada server dalam jaringan lokal, datanya harus diinstal ulang atau disesuaikan kembali. termasuk Pada pemakaian komputer biasa, diperlukan sistem operasi dan program aplikasi. Sistem operasi sangat menentukan program aplikasi. Kalau pemakai memilih sistem operasi MS Windows misalnya, maka aplikasinya pun harus berbasis Windows. Demikian juga kalau sistemnya berbasis DOS, Linux, Mac, dan sebagainya. Padahal memilih sistem operasi sendiri sering membuat user pusing.

       Sekarang konsep teknologi informasi Cloud Computing sedang hangat dibicarakan. Istilah Cloud Computing mungkin belum banyak didengar, karena memang masih baru. Namun, perkembangannya sangat luar biasa. Disebut-sebut teknologi Could Computing dapat menghilangkan permasalahan yang dijelaskan diatas. Perusahaan-perusahaan besar di bidang IT pun sekarang mencurahkan perhatiannya ke sana. Microsoft belum lama ini mengumumkan akan segera menyiapkan sistem terbarunya, Windows 7, yang sangat mendukung cloud computing, meskipun belum menjanjikan kapan beredarnya. Apa sebenarnya cloud computing itu?

       Untuk itu dalam pembahasan ini akan dijelaskan apa itu Could Computing dan penerapan teknologinya dalam industri IT.

Tujuan dalam pembahasan Cloud computing yaitu :
  1. Memahami apa itu konsep Cloud Computing.
  2. Mengetahui manfaat serta kekurangan Cloud Computing.
  3. Mengetahui teknologi apa yang berhubungan dengan Cloud Computing.
  4. Mengerti panarapan Cloud Computig pada IT industri.
       Cloud computing adalah istilah umum untuk segala sesuatu yang melibatkan penyediaan jasa ter-host melalui internet. Layanan-layanan ini secara garis besar dibagi ke dalam tiga kategori: Infrastructure-as-a-Service (IaaS), Platform-as-a-Service (PaaS) dan Software-as-a-Service (SaaS). Istilah cloud computing sendiri terinspirasi oleh simbol cloud/awan (selanjutnya tetap disebut “cloud” agar pengertiannya tetap pada jalur) yang sering digunakan untuk merepresentasi Internet dalam flow chart dan diagram.


       Layanan cloud memiliki tiga karakteristik khusus yang membedakannya dari hosting tradisional. Layanan ini dijual berdasarkan permintaan, yang biasanya per menit atau per jam dan bersifat elastis, user boleh memiliki berapapun layanan yang diinginkan sesuai waktu yang diberikan, dan layanan ini dikelolah penuh oleh provider (pelanggan hanya perlu komputer dan akses Internet). Inovasi-inovasi yang signifikan dalam hal virtualisasi dan distributed computing, termasuk juga peningkatan akses ke Internet berkecepatan tinggi dan perbaikan ekonomi, telah meningkatkan ketertarikan orang kepada cloud computing.

       Sebuah cloud bisa berlabel privat atau publik. Public Cloud menjual layanan ke siapapun di internet. (Saat ini, Amazon Web Service merupakan provider public cloud terbesar.) Private Cloud adalah jaringan proprietary atau data center yang mensuplai layanan-layanan ter-host kepada orang-orang dalam jumlah terbatas. Jika sebuah service provider menggunakan sumber-sumber milik private cloud, maka hasilnya disebut virtual private cloud. Private atau publik, tujuan dari cloud computing adalah menyediakan akses yang mudah, skalabel kepada sumber-sumber komputasi dan layanan TI.


Infrastructure-as-a-Service

       Infrastructure-as-a-Service seperti Amazon Web Services menyediakan beberapa virtual server dengan alamat IP unik dan sejumlah blok wadah penyimpanan sesuai permintaan. Para pelanggan menggunakan application program interface (API) milik si provider untuk memulai, menghentikan, mengakses dan mengkonfigurasi virtual server dan wadah penyimpanannya. Pada dunia usaha, cloud computing memungkinkan perusahaan untuk membayar hanya sebesar kapasitas yang dibutuhkan, dan membawa item untuk online lebih banyak segera setelah dibutuhkan. Oleh karena model “bayar sesuai yang digunakan” juga menyerupai model sebagaimana listrik, bensin dan air dikonsumsi, maka kadangkala disebut juga utility computing.

Platform-as-a-service
       Platform-as-a-service pada cloud didefinisikan sebagai serangkaian perangkat lunak dan alat-alat pengembangan produk yang ter-host pada infrastruktur provider. Developer menciptakan aplikasi pada platform provider melalui Internet. Provider PaaS mungkin menggunakan API, portal website atau perangkat lunak gateway terpasang pada komputer pelanggan. Force.com, (sebelumnya bernama Salesforce.com) dan GoogleApps adalah beberapa contoh dari PaaS. Developer perlu memahami bahwa saat ini tidak ada standar untuk interoperabilitas atau portabilitas data pada cloud. Sebagian provider tidak akan mengijinkan perangkat lunak yang dibuat oleh pelanggannya dipindahkan dari platform provider.

       Software-as-a-service Sedangkan pada model cloud software-as-a-service, vendor mensuplai infrastruktur perangkat keras, produk perangkat lunak dan interaksi dengan user melalui portal front-end. SaaS merupakan pasar yang sangat luas. Layanan-layanannya bisa bervariasi mulai dari email berbasis-Web sampai inventory control dan pemrosesan database. Oleh karena service provider meng-host baik aplikasi dan data, maka end user bebas menggunakan layanan layanan itu dari manapun.

Kelebihan Cloud Computing.
  1. Pemakai selalu dapat memakai versi terbaru dari program yang dipakainya.
    Karena program ini dapat dipakai pengguna dari seluruh dunia, maka kalau ada masalah, segera diketahui dan diperbaiki.
  2. Program dapat dipakai bersama-sama, sehingga kalau ada pekerjaan yang harus diselesaikan oleh 10 orang misalnya, dapat dikerjakan bersama-sama pada waktu yang berbeda-beda, dari tempat yang berlainan. Jadi tidak perlu lagi ada rapat di suatu tempat, karena akan memboroskan waktu, tenaga, dan sumber daya (listrik untuk AC dan lampu, nyamikan atau sesaji buat para peserta rapat, belum lagi waktu yang dipakai untuk ngobrol di sela-sela rapat).
  3. Relatif murah, karena pemakai tidak dibebani biaya apapun, kecuali menginginkan fasilitas tambahan. Bahkan data pun dapat disimpan di Internet (kita tidak perlu tahu disimpan di negara mana, atau server yang mana, yang penting data aman tersimpan di sana dan mudah diakses sewaktu-waktu).
Resiko/kekurangan memakai Cloud Computing
  1. Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan sepenuhnya memang untuk kebutuhan anda menggunakan service ini. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu :
    Service level - Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  2. Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh orang lain tanpa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  3. Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati-hati dalam hal penyimpanan data.
  4. Data ownership - Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  5. Data Mobility - Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?
  6. Jika pada IT Industri yang baru saja mengeksplorasi teknologi cloud ada beberapa cloud service yang sudah cukup mapan dan dapat di pertimbangkan misalnya sebagai e-mail service. Namun untuk masalah sekuriti, dengan mengembangkan internal infrastruktur IT Industri tersebut menjadi model cloud akan lebih baik.
Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam menerapkan Cloud Computing pada IT industri adalah sebagai berikut:
  • Langkah awal yang harus anda lakukan adalah mempelajari sistem kontrak dari cloud service. pastikan setiap process menjadi simple, dapat berulang ulang dan menjadi nilai tambah untuk bisnis anda.
  • Kedua, anda harus mengidentifikasi service apa yang dapat anda manfaatkan di dalam cloud dan mana yang seharusnya bersifat internal. Hal ini sangat penting untuk anda ketahui mengenai system dan service core yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis anda. dan sebaiknya anda mengkategorikan beberapa elemen bisnis anda berdasarkan resiko dari penggunaan cloud service.
  • Langkah terakhir, anda harus melakukan strategi sourcing untuk mendapatkan biaya yang sangat murah, namun memiliki scalability dan flexibility untuk kebutuhan bisnis anda. Hal ini termasuk pertimbangan akan proteksi data ownership dan mobility, compliance dan beberapa element seperti halnya kontrak IT tradisional.
Kesimpulan dan saran

       Cloud Computing (Komputasi awan) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu moda komputasi dimana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa pengetahuan tentangnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Cloud Computing digambarkan sebagai suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.
 
      Bagi pengguna yang ingin menggunakan Cloud Computing sebaiknya memperhitungkan keamanan data yang akan kita simpan atau olah, karena setelah kita setuju dengan Cloud Computing maka kita menyerahkan data kita kepada provider penyedia jasa layanan tersebut.

Gunakan akses internet dengan kecepatan yang cukup, karena ini sangat penting untuk kebutuhan mengakses data kita.
NIM       : 10 1065 2029
KELAS  : TI (SORE) semester 1

Senin, 31 Januari 2011

Menghilangkan Tombol Start dengan VB

Virus ini tidak berbahaya hanya untuk menghilangkan tombol start / menyembunyikan atau menonaktifkan…
Bagi teman-teman yang dikomputernya terdapat file penting tidak usah khawatir. Untuk membuat virus ini terlebih dahulu komputer anda harus ada VB nya terlebih dahulu (Itu sudah pasti lah bisa dilihat dari judulnya, klo gak ada VB nya mana bisa kita membuatnya iya kan).
Langsung saja pada proses pembuatan virus….
1.      Jalankan VB anda (saya menggunakan VB 6)
2.      Pilih Standart.exe – Open
3.      Klik 2x Form yang sedang aktif
4.      Setelah itu akan aktif di Jendela Code
5.      Hapus kode yang ada di Form Load  

Gambar 1 : Tampilan VB sebelum dihapus dan copy paste (copas)
6.      Anda ketikkan perintah seperti dibawah ini…
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Option Explicit
'Fungsi Win32 Api yang digunakan

Private Declare Function SetWindowPos Lib "user32" (ByVal hwnd As Long, ByVal hWndInsertAfter As Long, ByVal x As Long, ByVal y As Long, ByVal cx As Long, ByVal cy As Long, ByVal wFlags As Long) As Long

Private Declare Function FindWindow Lib "user32" Alias "FindWindowA" (ByVal lpClassName As String, ByVal lpWindowName As String) As Long

Private Declare Function FindWindowEx Lib "user32" Alias "FindWindowExA" (ByVal hWnd1 As Long, ByVal hWnd2 As Long, ByVal lpsz1 As String, ByVal lpsz2 As String) As Long

Private Declare Function Putfocus Lib "user32" Alias "SetFocus" (ByVal hwnd As Long) As Long

Private Declare Function SetParent Lib "user32" (ByVal hWndChild As Long, ByVal hWndNewParent As Long) As Long

Private Declare Function LockWindowUpdate Lib "user32" (ByVal hwndLock As Long) As Long

Private Declare Function GetCursorPos Lib "user32" (lpPoint As POINTAPI) As Long

Private Declare Function WindowFromPoint Lib "user32" (ByVal xPoint As Long, ByVal yPoint As Long) As Long

Private Declare Function GetClassName Lib "user32" Alias "GetClassNameA" (ByVal hwnd As Long, ByVal lpClassName As String, ByVal nMaxCount As Long) As Long

Private Declare Function GetWindowText Lib "user32" Alias "GetWindowTextA" (ByVal hwnd As Long, ByVal lpString As String, ByVal cch As Long) As Long

Private Declare Function GetWindowPlacement Lib "user32" (ByVal hwnd As Long, lpwndpl As WINDOWPLACEMENT) As Long

'Konstanta yang digunakan pada Fungsi Win32 API

Private Const HWND_NOTOPMOST = -2

Private Const HWND_TOPMOST = -1

'Tipe yang digunakan pada fungsi Win32 API

Private Type POINTAPI

x As Long

y As Long

End Type

Private Type RECT

Left As Long

Top As Long

Right As Long

Bottom As Long

End Type

Private Type WINDOWPLACEMENT

Length As Long

flags As Long

showCmd As Long

ptMinPosition As POINTAPI

ptMaxPosition As POINTAPI

rcNormalPosition As RECT

End Type

Dim hand1 As Long

Dim hand2 As Long

Dim sz As WINDOWPLACEMENT

Private Sub Form_Load()

hand1 = FindWindow("Shell_TrayWnd", vbNullString)

hand2 = FindWindowEx(hand1, 0&, "Button", vbNullString)

GetWindowPlacement hand2, sz

SetParent hand2, 0

Putfocus hand2
SetWindowPos hand2, HWND_TOPMOST, 0, ((Screen.Height / Screen.TwipsPerPixelY) - (sz.rcNormalPosition.Bottom - sz.rcNormalPosition.Top)) + 1, (sz.rcNormalPosition.Right - sz.rcNormalPosition.Left), (sz.rcNormalPosition.Bottom - sz.rcNormalPosition.Top), 0

LockWindowUpdate False

End Sub

-----------------------------------------------------------------------------------------------
  1. Setelah selesai pengkodengan gak usah disimpan, langsung aja dijalankan tuh tombol Start langsung aja di Klik
  2. Lalu lihat sekarang tombol Start pada komputer Anda, apa yang terjadi…
  3. Tombol Start tersebut tidak aktif, tidak bisa diklik, dan bisa jadi tulisan Startnya ilang
  4. Nah, kalo dah gitu berarti sukses,,,
  5. Anda gak usah bingung untuk ngembalikan Tombol Start, Anda hanya perlu merestart komputer aja…
  6. Bisa juga dengan cara tekan ctrl+alt+del (Task Manager), lalu Restart Systemnya aja
  7. Kalian cari tulisan Explorer trus bisa di End Task, ato Matikan File VB yang sedang jalan tadi, pasti bisa balik…
  8. Semoga ngerti dan semoga bermanfaat…
  9. Amin…
Gambar 2 : Tombol Start Error, Aneh, dan Tidak Biasanya,,, Jelek tuh,,, g bisa di klik…


Nama  : HARIES SETYO UTOMO
NIM   : 1010652038
Kelas  : TI SORE (SEM 1)

Jumat, 28 Januari 2011

BISNIS ONLINE

Bisnis Online via Iklan di Website & Blog

Dewasa ini, hampir semua pengguna internet telah memiliki media online untuk merepresentasikan kehadirannya di internet. Media ini bisa jadi hanya berupa email, user id di layanan online tertentu, hingga sebuah blog bahkan website. Bagaimana dengan Anda?
Jika saat ini Anda telah mengelola blog atau website, sudahkan Anda manfaatkan peluang bisnis online? Sayang jika peluang ini tidak Anda tangkap. Bisnis online sangat luas cakupannya. Namun Anda dapat belajar dan memulai bisnis online Anda dengan berpartisipasi dalam bisnis online yang bermodel kemitraan iklan.
Model bisnis kemitraan iklan ini nyata, sudah banyak yang melakukan dan terbukti menghasilkan, serta nyaris tanpa modal. Apapun tema dan kepentingan blog atau website Anda, bisnis ini bisa Anda lakukan tanpa banyak menyita waktu. Ya, Anda hanya perlu melakukan pendaftaran, memasang script kode iklan ke dalam halaman web, dan biarkan software website atau aplikasi blog yang bekerja untuk Anda. Anda cukup memantau kinerja dan perolehan penghasilan iklan di website Anda lewat halaman administrasi yang sudah disediakan penyelenggara program iklan.

Murah Bahkan Gratis

Apa yang Anda butuhkan untuk berpartisipasi dalam model bisnis ini? Model-model kemitraan ini mempunyai persyaratan tipikal yang cukup mudah untuk Anda penuhi:
  1. Anda memiliki website atau blog.
  2. Anda mendaftarkan diri sebagai mitra penyaji iklan di penyelenggara layanan.
  3. Anda memilih dan memasang kode iklan yang telah disediakan oleh penyelenggara layanan.
  4. Anda menerima penghasilan dari iklan.
Ketentuan perhitungan pendapatan, waktu pembayaran, nilai pembayaran minimal, dan metode pembayaran berbeda-beda sesuai kebijakan sang penyelenggara.
Investasi bisnis ini sangat murah, bahkan gratis, mengingat Anda dapat menggunakan layanan blog untuk berbisnis. Jika ingin sedikit profesional, Anda bisa menyewa domain dan hosting sendiri untuk website atau blog Anda.

Beragam Jenis Model dan Mitra Layanan Iklan

Ada berbagai pilihan jasa layanan kemitraan bisnis instan di internet ini. Yang populer dan banyak diminati pemilik website antara lain Google AdSense, Text Link Ads, AdBrite, dan 000Webhost. Tentunya masih banyak lagi model kemitraan iklan yang ditawarkan di internet, namun untuk langkah awal layanan tersebut di atas cukup feasible untuk Anda coba.

Google AdSense

Mungkin layanan Google AdSense ini sudah Anda kenal. Ya, Anda menjadi mitra penyaji iklan dari layanan iklan Google. Prinsipnya:
  • Google memperoleh iklan dari pengiklan lewat layanan Google AdWords.
  • Peserta layanan Google AdSense -dalam hal ini Anda- memasang iklan para pengiklan AdWords.
  • Anda memperoleh penghasilan tayangan iklan Anda, dengan metode penghitungan tertentu.
Jenis atau tipe iklan yang bisa Anda pasang:
  • AdSense for Content: Anda memasang link iklan atau banner di halaman web atau blog Anda.
  • AdSense for Search: Anda memasang form mesin pencari Google di website Anda, iklan terkait akan ditampilkan saat ada pengunjung yang menggunakan form pencarian yang Anda sediakan.
  • AdSense for Feeds: Ini tipe baru, Anda memasang iklan pada feed sindikasi posting Anda (RSS XML). Blog Anda biasanya memiliki Feed, adapun website tergantung apakah Anda menyediakannya atau tidak.
  • Ada juga tipe Refferals, berupa link referensi ke situs pemilik iklan. Sayangnya tipe iklan ini sejak akhir Agustus ditiadakan oleh Google.
Pembayaran dilakukan oleh Google setelah pendapatan Anda minimal terakumulasi $100. Pembayaran dilakukan melalui cek. Pencairan cek dapat Anda lakukan di berbagai bank nasional. Proses pencarian cek biasanya berlangsung sekitar sebulan (melalui proses verifikasi dahulu). Setelah clear maka penghasilan akan dibayarkan dengan potongan biaya administrasi dalam jumlah yang berbeda-beda tergantung bank tempat Anda menukar cek.

Text Link Ads

Layanan Text Link Ads kurang lebih sama seperti Google AdSense. Perbedaannya adalah Anda baru bisa berpromosi dan mendapatkan penghasilan jika website atau blog Anda telah memiliki PageRank (pengertian istilah PR) minimal 4.
Alternatif pembayaran yang ditawarkan Text Link Ads lebih bervariasi. Anda dapat menerima pembayaran via cek seperti Google AdSense, melalui account PayPal yang telah Anda miliki, atau melalui kartu debit Payoneer yang disediakan oleh Text Link Ads. Anda juga dapat membelanjakan kembali penghasilan Anda di Text Link Ads untuk beriklan balik.

AdBrite

Kurang lebih program kemitraan AdBrite sama seperti layanan Google AdSense di atas. Salah satu fitur iklan yang cukup menarik adalah pengintegrasian link iklan dengan konten website atau blog Anda. Jadi teks-teks tertentu di dalam halaman web atau posting blog Anda otomatis akan diberi link ke iklan AdBrite.

000webhost

Ini merupakan kerjasama iklan yang mempromosikan layanan hosting gratis dari 000webhost. Anda dapat berpartisipasi sekaligus menikmati layanan hosting gratis di tempat ini. Hosting gratis ini juga bisa menjadi solusi murah bagi penyelenggaraan website atau blog untuk berpartisipasi di layanan periklanan lain seperti telah diulas di atas.
Iklan referensi Anda akan diperhitungkan berdasarkan orang yang mengklik iklan Anda dan mendaftar di layanan hosting gratis 000webhost. Setiap situs baru yang terdaftar akan bernilai $5 dan akan dibayarkan setelah mencapai akumulasi minimal $100.
Ada persyaratan khusus dalam norma perhitungan di 000webhost, yakni situs terdaftar baru bisa diperhitungkan komisinya jika situs tersebut aktif minimal satu bulan. Jadi jika orang yang mendaftar hanya iseng mencoba layanan hosting yang Anda tawarkan dan tidak merawat hostingnya dalam sebulan atau jika tidak ada trafik di hosting tersebut selama 14 hari, maka pembayaran untuk pendaftaran tersebut akan dianulir.

Referensi
www.tutorial ilmu komputer,com


Penulis
Nama  : Arif Rahman
Nim    : 1010652002

Jaringan Wireless Lan (Wlan)

Jaringan Wireless Lan (Wlan)

1. Pengantar Jaringan Wireless LAN ( Jaringan lokal tanpa kabel )

Kita telah mengetahui dan mengenal tentang Local Area Network (LAN), dimana ia merupakan jaringan yang terbentuk dari gabungan beberapa komputer yang tersambung melalui saluran fisik (kabel). Seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk akses jaringan yang mobile (bergerak) yang tidak membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya, maka muncullah Wireless Local Area Network (Wireless LAN/WLAN).
Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel dimana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya. Area jangkauannya dapat berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke kantor yang lain dan berlainan gedung. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain sebagainya. Teknologi WLAN ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna mobile bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.
Spesifikasi yang digunakan dalam WLAN adalah 802.11 dari IEEE dimana ini juga sering disebut dengan WiFi (Wireless Fidelity) standar yang berhubungan dengan kecepatan akses data. Ada beberapa jenis spesifikasi dari 802,11 yaitu 802.11b, 802.11g, 802.11a, dan 802.11n seperti yang tertera pada tabel  berikut :
                                                         tabel 1. Spesifikasi dari 802.11


2. Sejarah Wireless LAN
Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.
Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.
Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.
Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.
Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.
Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.

3. Media Transmisi WLAN
Ada 2 media transmisi yang digunakan oleh Jaringan local tanpa kabel ini yaitu :
3.1. Frekuensi Radio ( RF)
Penggunaan RF tidak asing lagi bagi kita, contoh penggunaannya adalah pada stasiun radio, stasiun TV, telepon cordless dll. RF selalu dihadapi oleh masalah spektrum yang terbatas, sehingga harus dipertimbangkan cara memanfaatkan spektrum secara efisien. WLAN menggunakan RF sebagai media transmisi karena jangkauannya jauh, dapat menembus tembok, mendukung mobilitas yang tinggi, meng-cover daerah jauh lebih baik dari IR dan dapat digunakan di luar ruangan. WLAN, di sini, menggunakan pita ISM (Tabel 2) dan memanfaatkan teknik spread spectrum (DS atau FH).
* DS adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi secara langsung dengan kode-kode tertentu (deretan kode Pseudonoise/PN dengan satuan chip).
* FH adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi dengan frekuensi yang loncat-loncat (tidak konstan). Frekuensi yang berubah-ubah ini dipilih oleh kode-kode tertentu (PN)

                                                                      Tabel 2. Pita ISM.

3.2. Infrared (IR)
Infrared banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, contoh paling umum pemakaian IR adalah remote control (untuk televisi). Gelombang IR mudah dibuat, harganya murah, lebih bersifat directional, tidak dapat menembus tembok atau benda gelap, memiliki fluktuasi daya tinggi dan dapat diinterferensi oleh cahaya matahari. Pengirim dan penerima IR menggunakan Light Emitting Diode (LED) dan Photo Sensitive Diode (PSD). WLAN menggunakan IR sebagai media transmisi karena IR dapat menawarkan data rate tinggi (100-an Mbps), konsumsi dayanya kecil dan harganya murah. WLAN dengan IR memiliki tiga macam teknik, yaitu Directed Beam IR (DBIR), Diffused IR (DFIR) dan Quasi Diffused IR (QDIR).
1. DFIR
Teknik ini memanfaatkan komunikasi melalui pantulan. Keunggulannya adalah tidak memerlukan Line Of Sight (LOS) antara pengirim dan penerima dan menciptakan portabelitas terminal. Kelemahannya adalah membutuhkan daya yang tinggi, data rate dibatasi oleh multipath, berbahaya untuk mata telanjang dan resiko interferensi pada keadaan simultan adalah tinggi.
2. DBIR
Teknik ini menggunakan prinsip LOS, sehingga arah radiasinya harus diatur. Keunggulannya adalah konsumsi daya rendah, data rate tinggi dan tidak ada multipath. Kelemahannya adalah terminalnya harus fixed dan komunikasinya harus LOS.
3. QDIR
Setiap terminal berkomunikasi dengan pemantul, sehingga pola radiasi harus terarah. QDIR terletak antara DFIR dan DBIR (konsumsi daya lebih kecil dari DFIR dan jangkaunnya lebih jauh dari DBIR).
WLAN dengan RF memiki beberapa topologi sebagai berikut :
1. Tersentralisasi
Nama lainnya adalah star network atau hub based. Topologi ini terdiri dari server (c) dan beberapa terminal pengguna, di mana komunikasi antara terminal harus melalui server terlebih dahulu. Keunggulannya adalah daerah cakupan luas, transmisi relatif efisien dan desain terminal pengguna cukup sederhana karena kerumitan ada pada server. Kelemahannya adalah delay-nya besar dan jika server rusak maka jaringan tidak dapat bekerja.


                                                Gambar : Topologi Bintang pada WLAN
                              http://www.convergedigest.com/images/bp/C2P/kineto-fig1.gif

2. Terdistribusi
Dapat disebut peer to peer, di mana semua terminal dapat berkomunikasi satu sama lain tanpa memerlukan pengontrol (servers). Di sini, server diperlukan untuk mengoneksi WLAN ke LAN lain. Topologi ini dapat mendukung operasi mobile dan merupakan solusi ideal untuk jaringan ad hoc. Keunggulannya jika salah satu terminal rusak maka jaringan tetap berfungsi, delay-nya kecil dan kompleksitas perencanaan cukup minim. Kelemahannya adalah tidak memiliki unit pengontrol jaringan (kontrol daya, akses dan timing).


                                                      Gambar : Topologi peer to peer
3. Jaringan selular
Jaringan ini cocok untuk melayani daerah dengan cakupan luas dan operasi mobile. Jaringan ini memanfaatkan konsep microcell, teknik frequency reuse dan teknik handover. Keunggulannya adalah dapat menggabungkan keunggulan dan menghapus kelemahan dari ke dua topologi di atas. Kelemahannya adalah memiliki kompleksitas perencanaan yang tinggi.



                                                      Gambar : Topologi jaringan seluler
                                 http://www.convergedigest.com/images/bp/C2P/kineto-fig1.gif

4. Komponen Wireless LAN
4.1. Access Point (AP)
Pada WLAN, alat untuk mentransmisikan data disebut dengan Access Point dan terhubung dengan jaringan LAN melalui kabel. Fungsi dari AP adalah mengirim dan menerima data, sebagai buffer data antara WLAN dengan Wired LAN, mengkonversi sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalukan melalui kabel atau disalurkan keperangkat WLAN yang lain dengan dikonversi ulang menjadi sinyal frekuensi radio.
Satu AP dapat melayani sejumlah user sampai 30 user. Karena dengan semakin banyaknya user yang terhubung ke AP maka kecepatan yang diperoleh tiap user juga akan semakin berkurang. Ini beberapa contoh produk AP dari beberapa vendor.


          Gambar : Access Point dari produk Linksys, Dlink

4.2 Extension Point
Untuk mengatasi berbagai problem khusus dalam topologi jaringan, designer dapat menambahkan extension point untuk memperluas cakupan jaringan. Extension point hanya berfungsi layaknya repeater untuk client di tempat yang lebih jauh. Syarat agar antara akses point bisa berkomunikasi satu dengan yang lain, yaitu setting channel di masing-masing AP harus sama. Selain itu SSID (Service Set Identifier) yang digunakan juga harus sama. Dalam praktek dilapangan biasanya untuk aplikasi extension point hendaknya dilakukan dengan menggunakan merk AP yang sama.

                                    Gambar : Jaringan menggunakan Extension Point

4.3 Antena
Antena merupakan alat untuk mentransformasikan sinyal radio yang merambat pada sebuah konduktor menjadi gelombang elektromagnetik yang merambat diudara. Antena memiliki sifat resonansi, sehingga antena akan beroperasi pada daerah tertentu. Ada beberapa tipe antena yang dapat mendukung implementasi WLAN, yaitu :
1. Antena omnidirectional
Yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran sinyal kesegala arah dengan daya yang sama. Untuk menghasilkan cakupan area yang luas, gain dari antena omni directional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar), dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan kebawah, sehingga antena dapat diletakkan ditengah-tengah base station. Dengan demikian keuntungan dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih banyak. Namun, kesulitannya adalah pada pengalokasian frekuensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi

                                                                   Antena omnidirectional
                                                                   nandayu.blogspot.com
                                        
                                      Gambar : Jangkauan area Antena omnidirectional
2. Antena directional
Yaitu antena yang mempunyai pola pemancaran sinyal dengan satu arah tertentu. Antena ini idealnya digunakan sebagai penghubung antar gedung atau untuk daerah yang mempunyai konfigurasi cakupan area yang kecil seperti pada lorong-lorong yang panjang.


                              Gambar : jangkauan arean antena directional

4.4 Wireless LAN Card
WLAN Card dapat berupa PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association), ISA Card, USB Card atau Ethernet Card. PCMCIA digunakan untuk notebook, sedangkan yang lainnya digunakan pada komputer desktop. WLAN Card ini berfungsi sebagai interface antara system operasi jaringan client dengan format interface udara ke AP. Khusus notebook yang keluaran terbaru maka WLAN Cardnya sudah menyatu didalamnya. Sehingga tidak keliatan dari luar.






                                                          Gambar : Wireless LAN Card

Kelebihan dan Kelemahan dalam implementasi Wireless LAN 

- Kelebihan
* Mobilitas dan Produktivitas Tinggi, WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tsb masuk dalam coverage area WLAN.
* Kemudahan dan kecepatan instalasi, karena infrastrukturnya tidak memerlukan kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik atau memasang kabel pada dinding atau lantai.
* Fleksibel, dengan teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.
* Menurunkan biaya kepemilikan, dengan satu access point sudah bisa mencakup seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel)

- Kelemahan
* Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan),
* Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll),
* Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA) dan keamanan data (kerahasiaan) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum).

REFERENSI
http://www.e-dukasi.net/index.php?q=jaringan+wireless+lan+(Wlan)&t=pengpop
http://www.convergedigest.com/images/bp/C2P/kineto-fig1.gif
tiaphariliburan.blogspot.com



PENULIS
Nama       : Nur Khairul Anwar
Nim         : 1010652046